Kamis, 24 Maret 2016

Pulpen Di Kantor Sering Hilang

Kamu siapa, karyawan bukan, buruh iya kali ya? Cie duduknya di meja frontdesk garis depan pelayanan ya. Ada pulpen ga di depannya tuh. Mungkin hari ini ada, besok udah engga ada lagi. Pulpen apa gebetan itu bro. Hilang melulu. Pulpen subsidi dari kantormu bagaimana bro. Di kantorku sih standard sekali. Buat nulis sering typo. Buat sok gagahan di depan mbak-mbak gemes juga engga pantas. Pulpen kok namanya pilot. Ah...Aku memilih bawa pulpen sendiri. Mungkin kamu juga pernah menjadi tipe seperti aku ini. Apa-apa membawa sendiri. Setia dengan kepunyaan sendiri. Tapi kalo temen punya yang lebih baik ya minjem, ngerasain sebentar aja, setelah itu langsung balikin lagi aja, karena udah pernah megang pulpen mahal berarti ya udah pernah numpang ngehits. Mungkin kamu juga pernah punya jiwa sodaqoh yang tinggi, bawa pulpen bejibun banyaknya ke kantor dengan harapan sebagai hibah, hibah. Namun kenyataannya ilang lagi ilang lagi kan. Kamu jadi sebel kan. Jadi geregetan kan. Lalu kemudian marah. Bertanya-tanya pada rumput yang bergoyang, kok bisa ilang lagi ya. Kamu berpikir keras. Mengalami kebuntuan, dan kemudian memutuskan marah-marah aja deh. Dan endingnya pahala ngehibahnya menghilang terkikis gemes yang tak berujung. Hiks hiks hiks. Aku suka memiliki teman seperti ini. Melihat tingkahnya sendiri usiaku menjadi memuda. Menjadi terhibur. Akhir kata aku sarankan bawalah pulpen sendiri kemudian sakuin terus kemanapun pergi selama di kantor. Karena pulpen pinjam sana sini itu bid'ah. Engga ada di jaman nabi.

Related Articles

0 komentar:

Maulana Arif Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers