Dinner Kangkung
Jumat, 11 April 2014 hari yang berbeda dari biasanya. Kala hari di pagi buta ini langkah kakinya sudah merelakan pergi ke pasar membeli seikat kangkung segar. Kangkung merenggut jam tidur paginya begitu bahasa kejamnya. Kangkung adalah ya kangkung, biasa! Berbeda di siapa yang memasaknya, mengolahnya. Sebenarnya kangkung tersebut jatah olahan pagi ini, dan malamnya mulai menjauh dari kata kangkung. Namun...sebuah pesan dariku, "boleh ndak aku mencicipi masakanmu?". "Boleh", begitu jawabnya. Kangkung yang semulanya sudah siap tertidur pulas di atas wajan layaknya tidur di ruang sauna yang panas, kembali mengurungkan niatnya. Kini pun tertidur sementara di ruangan dingin, rendaman air. Kesepakatan pun terjadi, si kangkung akan di "sauna" kan malam hari, ketika moment dinner diantara kita berdua. Terjadilah dinner malam ini karenanya. Hujan deras mengguyur dan sorot lampu remang menemani dinner pada malam hari ini.
Terimakasih Tuhan :)
0 komentar:
Posting Komentar