Bunga Sebelum Terakhir
Semenjak lima bulan yang lalu melepas hubungan dengan seorang gadis cantik. Hingga saat ini pun aku belum menemukan sosok baru yang sekiranya mampu mengisi harian lembaran hidup. Menengok jauh ke depanpun rasanya belum mampu, besar kemungkinan ke depan waktu akan berjalan sangat pelan seperti: jarum detik yang enggan berpindah dari angka sebelumnya ke selanjutnya, merintih ingin kembali memutar sang waktu. Sekilas melihat ke belakang, memang nampak kehidupannya sudah jauh membaik, Dia sudah menemukan apa yang tak pernah aku berikan, bila yang dicari mungkin kecocokan dan selera. Hehe sulit membedakan senyum ucapan selamat dan kesedihan, merindunya. Itu beberapa bulan yang lalu.
Sekarang bathin ini nampaknya sudah berbaikan dengan sang waktu, kehidupan mulai perlahan terus berputar dari detik ke detik dan begitu setlanjutnya. Satu persatu berkenalan dengan orang-orang terbaik ciptaan-Nya. Memang semuanya cantik dan rupawan. Namun, sepertinya itu bukan menjadi sebuah jawaban akan sebuah pencarian yang aku nantikan. Lalu seperti apa jalannya pencarian seperti ini? Sebegitu hina kah akan sebuah pengharapan baru ini? Waktu yang terlihat berputar terus sepertinya hanya dalam angan, apakah penyakit beberapa bulan yang lalu akan terbawa hingga titik akhir kehudupan? Ya Tuhan haha tuntun hamba ini hingga mampu melihat kejadian masa lalu ini dari segi sisi cara pandang hidup ketertawaan.
0 komentar:
Posting Komentar