Jumat, 13 Mei 2016

Resign

Resign arti dalam kamus yang aku pinjam dari perpustakaan arti praktisnya keluar, bahasa gaulnya teng-crit, keluar, lega, enak. Aku ditahan untuk tidak crit duluan. Ada benarnya sih, karena terlihat nampak loyo. Namun sudah dua bulan ini aku merasakan gelisahnya menahan crit yang berkepanjangan. Perasaan bapak ibuk tidak enak gegara planing crit dadakan ini. Akupun jadi bingung. Pesan yang kutangkap dari beliau yang sagat aku cintai berbunyi, "crit lah yang lama, dan kalau bisa di dalam". Jadiii take easy jaa masa depanku milik Tuhan, masa ya mau aku ragukan, rasanya kurang pantas berlaku demikian. Tapi...tapi...aku punya jalan lain. Jalan Indie. Tak mungkin sesuatu yang visioner dapat dirasakan sebegitu cepat suksesnya. Hidupku tak ingin seberacun mie instan. Aku ingin Indie. Balasanku pada orang yang tersayang tidak selalu bernada materi. Sepertinya doa-doaku pada orang terkasih juga ndak begitu dijauhi sama Tuhan kok. Akhirul salam, semoga aku bisa jadi buruh bagi idealismeku sendiri, banyak idealisme sedikit menjilat-jilat, doain ya mams paps, critku berbuah keindahan.

Related Articles

0 komentar:

Maulana Arif Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers