Gala Tawa Burung
Hahahahahahahaha...
Burung akhirnya menertawakan puncak gelisah sahabatnya akhir-akhir ini, sahabat yang disetiap diniharinya hampir tidur dalam ketidakpastian. Kemarin hingga pagi ini Burung dibuatnya menghela tawa akan kisah sahabatnya ini. Sibuk. Sesegeranya bulu kotor dibersihkan, kaki kuku panjang dipotong, wajah kusam dibawanya usap air serajin-rajinnya: tampan. Sudah rapi.
Sahabat Burung ini lupa membeli jaket penghangat di musim langit senang menangis ini, namun sayang ia kan bukan manusia. Karena keterbatasan sahabat Si Burung: dingin beku angin air deras kilat petir menghempaskannya di dalam perjalanan panjangnya. Fuussshhhh!
Berantakan. Seketika. Terbesit senyum:
Pulanglah kembali Sahabat Si Burung ini ke peraduan dengan kepala tegap nan tersenyum. Bukan hal yang biasa lagi, ketika Sahabat Si Burung ini sudah mengalami hal demikian puluhan kali.
Ooohh baginya esok....
Pagi dan malam terus berputar bergantian dengan terasa cepat olehnya, pengalaman membentuk rahangnya untuk tetap tersenyum.
0 komentar:
Posting Komentar