Kamis, 26 Juni 2014

No Name

Hahahaha biarkan hari ini aku tertawa, melepas kelucuan pagi tadi oleh dia. Dia yang pernah mengenalku baik, namun telah pergi beberapa tahun yang lalu karena ketidakcocokan yang bernama kehidupan. Seiring waktu lost kontak, dan selama ini dia terbang di depanku dengan baik, aku menikmatinya melihat kebahagiaan dia bebas mengitari udara segar bagaikan burung kenari yang elok.
Pagi tadi mata ini melihatnya bersama burung kenari berkelamin pria. Baik, cocok, cool. Senang rasanya melihatnya kembali, si kenari wanita. Namun ada yang menggelitik darinya, entah kenapa dia seperti tidak mengenalku ketika berpapasan nyata, kemanakah hari-hari kemarin itu? Lenyap. Tapi tak apalah menikmati kelucuan kehidupan pagi ini :)

Selasa, 24 Juni 2014

Anehdot Miss You

Gue ngerasa kangen banget sama ini orang. Dia yang sudah membuat hatiku setahun ini kembang kempis, maksutnya ya suka duka bersama. Gue ngerasa nyaman berasa disampingnya, tapi ya kadang-kadang ada ga nyamannya juga sih, dia protes ketika gue ngebersihin bulu idung beserta tetangga-tangganya hehehe. Coba deh bayangin lu lagi nikmatin masa senggang garuk dalemannya idung, eeh dia protes entah kenapa. Katanya jorok, berarti cinta menerima apa adanya itu bohong kan ya, haduh abaikan. Yaudah kembali ke pembahasan yang serius nih ye, tapi singkat. Kita lagi berantem, break, cocok buanget sama lagunya "Better That We Break" by Maroon. Nyambung kan sama postingan gue yang sebelum ini. Dimana ketika sepertinya break sampai waktu yang tidak ditentukan versi kita adalah pilihan terakhir kita berdua. Sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan hingga mampu menenangkan kondisi pribadi masing-masing kembali pada performance baik, seakan seperti awal pendekatan awal menjalin kasih, berantem sewajarnya lalu kembali bisa berpelukan dalam kehidupan nyata maupun dalam mimpi ketika terlelap tidur. Hubungan ini berasaskan kekeluargaan, iye sama kaya oraganisasi-organisasi PKK ibu-ibu, dimana kita memikirkan sejauh apapun sebuah keputusan adalah melalui pertimbangan matang dari berbagai sudut pandang, termasuk perasaan keluarga. So sweet kan? Ha yo embuh menurut kalian, tapi bagi saya pribadi sebuah hubungan itu bukanlah hanya menyangkut sepasang kekasih, karena disini akan melibatkan segenap perasaan keluarga, sahabat, teman, lingkungan, dan sebagainya. Its so seriously. Semoga hubungan gue sama doi mampu menemukan perfomance awal yang kita saling harapkan tersebut. Amin. Doakan dong broh! Yoi, makasih.
Soo bagi lu lu pada yang sedang menjalin hubungan, jagalah sekuat tenaga akan hubungan yang sedang kalian jalin! Soooo its cool, gue doakan langgeng njih, goodluck :)

Oh iya nambahin, gue kemarin habis ngelewatin depan kos nya, entah tak ada maksut apapun, kangen. Lu semua coba lakuin deh hal-hal anehdot yang menurutmu mampu mengobati kangenmu terhadapnya, walaupun cuman mengobati secuil kerinduan sih. But its cool, trust me.

Sabtu, 21 Juni 2014

Better That We Break | Maroon 5

I never knew perfection till, I heard you speak
Dulu tak pernah kutahu apa itu kesempunaan hingga kudengar kau bicara

And now it kills me just to hear you say the simple things
Dan kini mendengarmu katakan hal sederhana saja aku sungguh tersiksa

Now waking up is hard to do, sleeping's impossible too
Sulit kini bagiku 'tuk bangun, tidur pun juga mustahil

And everything's reminding me of you
Dan segalanya ingatkanku padamu

What can I do?
Apa yang bisa kulakukan?


CHORUS
It's not right, not okay
Ini tak benar, tak baik-baik saja

Say the words that you say
Ucapkanlah kata-kata yang kau ucapkan

Maybe we're better off this way
Mungkin sebaiknya kita berpisah seperti ini

I'm not fine, I'm in pain
Aku tak baik saja, aku terluka

It's harder everyday
Semakin hari semakin sulit saja

Maybe we're better off this way
Mungkin sebaiknya kita berpisah seperti ini

It's better that we break
Sebaiknya kita putus saja


A fool to let you slip away

Orang bodoh yang biarkan kau lepas

I'd chase you just to hear you say
Kan kukejar dirimu dan yang kudengar hanyalah kau bilang

You're scared, and that you think that I'm insane
Kau ketakutan, dan bahwa kau pikir aku gila

City looks so nice from here
Kota terlihat begitu indah dari sini

Pity I can't see it clearly
Kasihan, aku tak bisa melihatnya dengan jelas

While you're standing there it disappears
Saat kau berdiri di situ, kota itu menghilang

It disappears
Menghilang


CHORUS

Saw you sitting all alone
Melihatmu termangu sendiri

You're fragile and you're cold
Kau rapuh dan dingin

But that's alright
Tapi tak mengapa

Love these days is getting rough
Hari-hari ini cinta memang semakin kasar

It knocks you down, then beats you up
Ia meluluhlantakkanmu, lalu memukul-mukulimu

But it's just a roller coaster anyway
Tapi hidup hanyalah roller coaster


CHORUS

It's not fine, not okay
Ini bukan baik-baik saja, bukan tak mengapa

Say the words that you say
Ucapkanlah kata-kata yang kau ucapkan

Maybe we're better off this way
Mungkin sebaiknya kita berpisah seperti ini

I'm not fine, I'm in pain
Aku tak baik saja, aku terluka

It's harder everyday
Semakin hari semakin sulit saja

Maybe we're better off this way
Mungkin sebaiknya kita berpisah seperti ini

It's better that we break
Sebaiknya kita putus saja
 
http://terjemah-lirik-lagu-barat.blogspot.com/2013/04/better-that-we-break-maroon-5.html.

Senin, 16 Juni 2014

Story Nglanggeran Embung

Singkat ya! Minggu kemarin, gue jalan bersama empat orang terdekat ke Embung Nglanggeran Yogyakarta. Gue disini kaga ngeshare cerita kita berempat, cukup cerita tentang keberduaan gue sama pacar aja, sebut saja Indund. Iya gue diajak Si Indund ngikut maen ke embung ini, tumben sekali. Ya dia kaga pernah aja ngajak gue pergi keluar dengan ngomong duluan. Cuman pada saat maennya sama teman aja dia ngajak gue kaya gini haha its okey. Tempatnya asik, keren, ya karena menyatu sama alam, beda dengan apa yang ada di kota dengan penuh suasana ke-fuck-in nya. Alamnya sejuk, angin semilir, suasana pemandangan lepas, dan sejauh apapun mata gue memandang yang ada hanya sang pewarna alami, cokelat, hijau, biru, warna alam.
Duduk bersantai di gubug, saling memandangi alam, menikmati angin, ngemil jajan yang kita bawa dari kota, dan tentunya ngobrol sekenanya sambil melempar mata jauh ke alam. Iya berbicara sekenanya, karena memang pikirannya dia entah ada dimana. Gue aja kaga tau kemana pikirannya, apalagi kalian. Semoga lekas kembali, dan semoga ketika semua situasi kedua hati ini menjadi normal, ya semoga gue masih bertahan disini, ya semoga :)
Terimakasih Embung Nglanggeran, ceritanya sorry sedikit melenceng dari kebahagiaan *sekian*

Hey you, im just writing..

Kamis, 05 Juni 2014

Wanita Sosial Media

Sore gaes, sore menjelang petang ini gue pengen tenan rasane bercerita khayalan. Cerita apa wae lah yang penting tersalurkan hasrat birahi gue *nulis spam*. Iyo kemarin di basecamp (read: kosan GWS) sedang hangat-hangatnya diskusi rasa. Antara gue maul, mumtaz, chandra, tohari, dan hilman. Ncen ra mutu, tapi semua wajahe podo lega ngono kae tiwas rampung diskusi perasaan haha. Lucu jijik eneg silahkan! Tapi gue dan kita ngerasa sebagai makhluk sosial ya biarin aje share curahanhati kepada mereka temen-temen kita sendiri, bebas dan ga bayar. Masa ya punya temen cuman gue kasih enaknya doang, ya gue semprot juga dong dengan kepahitan hidup gue walaupun cuman antar cerita dan solusi :) .Benang merah diskusi rasa semalam itu "Bagi pria berhati-hatilah terhadap wanita sosial media". Kenapa harus hati-hati?
1.Wanita mudah memutar balikkan keadaan real hubungan terkini dalam petikan kata seolah-olah pria yang selalu salah di sosial media.
2.Wanita menyerang pikiran pria dengan kata-kata provokasinya yang membuat pria pusing geleng-geleng.
3.Wanita mengaku akan mencoba memperbaiki kesalahannya, namun bisa ujung-ujungnya balik lagi ke point nomor 1 apabila sharing di sosial media.
4.Wanita menjelek-jelekkan pria dengan umpatan-umpatan yang lost kontrol seenaknya sendiri, sedangkan sebaik-baiknya wanita adalah yang bisa menjaga nama baik pasangannya.
5.Wanita tidak memikirkan bahwa hubungan ini dinikmati oleh semua orang di lingkungan sosial media, namun apabila sharing masih aja ujung-ujungnya main di point yang nomor 1.
6.Sakit kan bro -____-

Cukup sekian aja lah ya, diskusi rasa ini dipersembahkan oleh aktor-aktor diatas dan bisa dipertanggungjawabkan pengalamannya, bagi wanita yang tidak terima silahkan tinggalkan nomer hapenya di kolom komentar dibawah ini, nanti akan segera COD an dan makan malam yuk hahaha.

See you!!
*fiktifbelaka*

Senin, 02 Juni 2014

Ban Bocor Kampret

Segment sebelum-sebelumnya akhir pekan gue kan ceritanya seru semua, nah segment khusus saiki gue lagi wani share cerita sek rodok nyebai (read: fuck)..
Ceritanya pada suatu hari ku turut ayah ke kota hehehe becanda kriuk kriuk, gini ceritanya..
Pada hari sabtu sore setelah main sinetron komedi (segment cerita akhir pekan bahagia postingan sebelum ini), ban motor sialan ceritane bocor broh, ha kan kudu nginep bengkel raketang beberapa jam buat bnerin tuh ban yang bocor hahaha. Satu jam wae sebenare selesai, ya berhubung gue masih ada briefing main sitkom sama anak-anak broadcast yaa gue tinggal dulu aja. Bapake tambal ban bilang kalo tutupnya bengkel jam 10 malam, jam 9 gue balik lagi eh uda tutup, ngeselin ga? pastilah hahaha (suog). Yaudahlah gue yang ngalah, pulang diantar temen ke kosan temen terdekat dan situasi seperti ini berhasil membuatku menginap ditempat temen! Paginya gue baliklah ke rumah naik Trans Jogja, uda sikat gigi tapi belum mandi. Nah siangnya gue samperin lagi itu bengkel, nah tutup lagi! Maksute opo iki? Pas butuh motor ha kok keberuntungan tidak berpihak padaku. Hari minggu soale ada jadwal caoo bareng anak-anak Jogja Menyala eh (komunitas literasi) dan gue membutuhkan motor itu. Ya terpaksa pergi caoo naik Transjogja seharian itu plus jalan kaki, Minggu (1/6). Biaya sih habis 12 ribuan sehari naik Transjogja, tapi ya senang sih bisa jalan-jalan sendiri menikmati Jogja naik kendaraan umum, ngilangin penat pikiran dan hati.
Oke selanjutnya setelah caoo bareng anak-anak Jogja Menyala, balik ke rumah sekitar maghrib, yaa naik Transjogja lagi dan lagi. Anggap saja cerita hari minggu sampai disini.
Selanjutnya melangkah ke hari senin, berangkat jalan kaki menuju halte dengan harapan ban sudah tertambal dengan baik oleh bapake bengkel. Berangkatnya yaa naik Transjogja lagi, nah sampai bengkel tau ga apa yang terjadi? Ya belum terselesaikan lagi ban motor gue, anji*rr. Yaudahlah istigfar *bertasbih*
Gue bawa aja ke bengkel yang lebih berprofit, dengan catatan biaya lebih mahal, terang aja mahal orang gue ganti semua ban nya setelah 3 hari terakhir ini dibuat kesal oleh ban dan tukang tambalnya, tergantilah semua dengan ban tubeles (read: 375ribu). Biaya tersebut membuat gue mau tidak mau harus lebih berhemat dari biasanya, dan gue yakin juga bakal gagal berhemat.
Yaa singkat ceritanya begitu gaess, selama tiga hari hari gue penuh Transjogja dan jalan kaki. Yaa yang terpenting akhir pekan ini berwarna, terimakasih semua pihak telah membuat setidaknya akhir pekanku lebih berwarna, teman, tukang tambal ban, supir Transjogja, dan semua orang yang telah bertemu di akhir pekan kemarin, terimakasih semuanya :)

See you next time all :))

Dan khusus buat kamu yang sedang sibuk menjadi manusia robot, kemana saja kamu?

Minggu, 01 Juni 2014

Hari Bersama Komunitas Jogja Menyala


Akhir pekan minggu ini ada cerita lagi nih gaes sesuai janji gue di segment sebelumnya. Gue hari minggu (1/6), caoo bareng anak-anak Jogja Menyala (Komunitas Literasi) di Rusun Kotagede. Biasa berhubungan dengan komunitas literasi tidak jauh dari buku dan sosial. Rusun ini berencana membangun perpustakaan, busett keren kan pengurusnya? Mau mengurus pendidikan warganya. Pengurus Rusun ini kemudian menghubungi temen-temen Jogja Menyala untuk mengolahnya. Nah peran gue disini apa? Ya cuman main aja sih hahaha, belajar bersama mbak ajeng, intan. cak muh, fendy, adam :D
Ada 135 buku di perpustakaan Rusun ini, tangan-tangan temen Jogja Menyala yang kreatif dengan cepat menyelesaikannya. Gue juga mendapat ilmu tentang memahami berbagai jenis kondisi perpustakaan yang berbeda dan cara penyelesaiannya, menambahkan pengalaman yang berharga, thanks for Jogja Menyala Community :))
Terimakasih sudah membaca, see you!
Maulana Arif Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers