Kamis, 26 September 2013

Weekend bekerja, sukses mendekati (doa)

Siapa yang sejauh ini dihari weekend penuh dengan kesantaian? Pasti enak kan ya, tentunya pribadi semacam ini sebelum melewati weekend penuh santai pasti sudah melalui jatuh bangun juga melewati weekendnya. Iya itu tadi sekilas pribadi yang memang telah sukses.
Saya akan berbagi cerita pribadi tentang kesibukan akhir pekan selama ini. Senin hingga jumat dipenuhi kesuntukan persoalan kuliah sudah biasa dialami para mahasiswa, serasa akhir pekan enaknya dipenuhi dengan liburan dan liburan. Pulang kampung, jalan bersama teman sebagian besar adalah hal yang sering saya lihat dimata akhir pekan milik teman. Bekerja disebuah pelayanan jasa dan menyisihkan waktu untuk kewajiban kerja di akhir pekan sangatlah sulit untuk kalangan mahasiswa yang dimana manajemen waktunya masih buruk. Pagi kuliah dan malam bekerja, belum lagi bekerja di akhir pekan juga. Jatuh bangunlah perasaan pribadi menjalankan rutinitas seperti ini. Berat ya pasti untuk permulaan, seiring berjalan waktu nanti juga manajemen waktu pribadi menjadi lebih baik. Terbukti ketika merasakan membedakan kewajiban dan hak sudah bukan menjadi hal yang sulit lagi. Kuliah ya kuliah dan bekerja ya tetap bekerja, begitu mudahnya kan. Pengalaman seperti ini semakin membuatku ketagihan mencari pengalaman kerja yang lain, tentunya walaupun kuliah adalah hal yang paling terpenting diatas segalanya mengingat tujuanku merantau di Kota Yogyakarta ini adalah untuk menimba ilmu di bangku perkuliahan. Dalam benak ingin sekali mencicipi dunia menjadi seorang Event Organizer dibeberapa perusahaan. Pekerjaan sampingan ini biasanya diadakan di akhir pekan, selama tidak mengganggu perkuliahan kenapa tidak? Pasti saya ambil job tersebut untuk menambah kesibukan di akhir pekan.
Banyak hal positif yang saya ambil dari pengalaman bekerja di akhir pekan. Tanggungjawab, Manajemen waktu yang baik, pengalaman, uang lelah tambahan, dan masih banyak lagi. Diakhir kata, walaupun selama ini yang saya rasakan sudah berat, kesibukan hal seperti ini belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan orang-orang yang telah sukses.
Jangan pernah takut untuk mencoba akhir pekan anda dengan kesibukan, toh saya juga masih hidup dan masih bisa tertawa dengan penuh kesibukan. Semoga kesuksesan mendekati anda. will be allright :)

Selasa, 24 September 2013

Bubur Ayam Unik

Pecinta kuliner mana yang tidak mengetahui kenikmatan bubur ayam yang berlokasi di depan GOR UNY Yogyakarta, pasti semua mengetahui karena rasa dan kualitas buburnya yang memang menakjubkan. Ada yang unik dari bubur ayam ini persis dengan apa yang saya alami bersama pasangan hehehe. Saya pergi kesana selalu ditemani pasangan, kenalkan dulu guys doi bernama Indah Surya Dewi. Oke kembali pada apa yang akan kami ingin ceritakan kepada kalian. Iya masalah harga yang ingin kami ceritakan. Pertama kali kami membeli bubur ayam disana tepat sebelum pukul 07.00 pagi. Harga lumayan lah sekitar 10 ribu untuk 2 bubur dan 2 minuman teh hangat. Dengan rasa yang nikmat, kami selalu pulang dengan senang karena merasa tidak dirugikan sama sekali. Keesokan hari demi hari kami mengulangi moment seperti ini lagi di warung bubur itu, akan tetapi dari waktu ke waktu kunjungan kami di warung bubur ayam disekitar pukul 08.00 lebih siang daripada biasanya. Apa yang terjadi?? Hari semakin hari harga yang ditetapkan perasaan semakin menjadi mahal saja, bukan mengarang tapi apa yang saya alami benar terjadi. Dari awalnya yang cuman 10ribu berdua bisa melonjak menuju 18ribu berdua. Aneh bukan hehehe, keaneh-anehan seperti itu uniknya kami ulangi berkali-kali. Tidak kerasa aja kali ya walau mahal bila bersama pasangan. Sempat kami berpikir apasih yang sebenarnya membuat harga semakin mahal ini. Kami berdebat, dalam akhir perdebatan tersebut menghasilkanlah sebuah dugaan awal bila semakin siang kita menikmati bubur ayam tersebut maka harga yang akan dikeluarkan semakin mahal. Ya itu sih pendapat, tapi apa yang kami alami itu benar adanya. Tak apalah masalah harga, kami tetap menikmati nikmatnya moment sarapan pagi buta berdua dengan bubur ayam dan teh hangat. Bubur ayam unik yang penuh cerita, duduk berdua bertukar pikiran akan keaneh-anehan tentang bubur ayam :)

Jangan Bermain Syahadat di “KENYA”

          Masih segar dalam ingatan bagi kita mendengar aksi terorisme di salah satu mal megah Westgate Negara Kenya beberapa waktu lalu, seorang wanita berkulit putih memimpin aksi terorisme tersebut. Wanita tersebut adalah korban dari “serpihan” aksi bom bunuh diri di London kemarin lusa, iya wanita tersebut merupakan salah satu istri dari korban meninggal bom bunuh diri di London. Tergabung dalam kelompok Islam bergaris keras jihad Al-Shabab yang berbasis di Somalia, dengan beraninya memimpin aksi terorisme tersebut di Westgate.

Ada yang menarik dengan aksi terorisme di Kenya kali ini. Saya tidak akan membicarakan motif apa yang dilakukan oleh kelompok teroris ini, namun ada yang unik dan aneh dari aksi ini yaitu cara eksekusi mereka terhadap masyarakat yang akan ditembak mati. Bagi siapapun yang akan ditembak mati diwajibkan mengucapkan kalimat syahadat terlebih dahulu, apabila dalam pengucapan kalimat syahadat lancar maka akan dibebaskan begitu saja dan bebas dari aksi eksekusi mati pembunuhan masal. Ini merupakan ungkapan dari salah satu korban yang selamat dari aksi terorisme tersebut setelah dengan baik dan benar mengucapkan kalimat syahadat. Cara ini unik, sekasat mata teroris mengutamakan benar akan arti sebuah syahadat. Memang benar mampu mengucapkan kalimat syahadat dengan baik dan benar adalah kewajiban bagi seorang muslim yang nantinya akan menuntun kita dalam keselamatan dunia akherat, namun ingat sekali lagi bahwa Nabi Muhammad dalam mengajak beribadah kepada Allah SWT tidak pernah memaksa, Nabi hanya menawarkan dan mengajak dengan cara yang baik. Islam tidak mengenal kekerasan kecuali memang sangat perlu dilakukan untuk menyelamatkan Islam di dunia ketika semua usaha terbaik telah dilakukan. Semoga kedepannya dunia ini akan lebih baik sesuai harapan Rasulullah. Pray For Kenya. :)

Minggu, 22 September 2013

Kumis jambang men !

Pada dasarnya kebanyakan wanita tidak menyukai kumis dan jambang pria, penuh alasan lah katanya risih, jorok, tidak terurus, dan banyak lagi alasan kebencian kaum wanita terhadap kumis dan jambang. Bagi sebagian pria kumis jambang adalah gerakan pembeda hehehehe. Beda dari yang lain aja maksutnya ! Mempunyai ciri khas memang sebuah kebanggaan jika dipikir-pikir secara kasat mata, mana ada sih yang bangga dengan style yang sudah banyak di pasaran atau khalayak umum. Orang tua pun ikutan komentar terhadap apa yang kumiliki sekarang, mereka bilang aku tambah keliyatan tua, padahal kebanyakan orang lain ingin tampil keliyatan muda. Ini sih bicara soal selera ya, semua tetap kembali pada gaya khas masing-masing. Gaya berkumis dan berjambang seperti inilah yang ku pilih seperti sudah menjadi jalan hidup. Pacarku yang bernama Indah Surya Dewi berkomentar dan menyarankan : mbog ya di potong itu kumisnya ! Jawabku: Katanya pacaran itu menerima apa adanya? sambil mata melotot. Hahaha dan permasalahan terpecahkan begitu saja, simpel untuk menjelaskan betapa pentingnya sesuatu milikku yang mungkin dianggap sebagian orang nothing. Iya mungkin pada awalnya memilih mempunyai kumis dan jambang perlu adaptasi yang ekstreme, dengan catatan orang sekitar anda banyak berkomentar pada perubahan yang anda alami. Berhubung kumis dan jambang adalah pemandangan yang tidak bisa disembunyikan karena tumbuh pada wajah maka biasakanlah dirimu hang out, ngampus, acara keluarga berpenampilan seperti itu. Lambat laun mereka semua akan menerima dan terbiasa melihat penampilan anda yang seperti itu. Tambahan lagi bila berkumis dan berjambang sekilas menandakan anda adalah golongan orang berkelas dan mandiri dalam mencari nafkah hehehehehehe daya pikat terhadap wanita kan :p
Jadi menurutku apapun yang menjadi ciri khas anda maka pertahankanlah, Be Your Self Men !
Maulana Arif Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers